Monday Aug 20
May
19/10
Behavioral Modeling : Sequence Diagram V1
Last Updated on Wednesday, 19 May 2010 01:55
Written by admin
Wednesday, 19 May 2010 01:54

Bagian ini menjelaskan tingkah laku sistem yang akan dibuat dengan digambarkan dari sudut pandang internal sistem. Salah satu diagram yang digambarkan pada bagian ini adalah diagram sequence. Diagram ini menggambarkan alur kerja internal pada sistem secara runtut sesuai proses yang berlangsung. Proses antar objek digambarkan dengan pesan-pesan yang dibawa dari satu objek ke objek lain pada internal sistem. Sementara proses pada objek itu sendiri digambarkan dengan eksekusi yang terjadi pada lifeline objek tersebut. Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada diagram berikut.


Diagram diatas menggambarkan entitas pengunjung pada sistem yang melakukan login pada sistem dengan menggunakan identitas dari SIA. Diagram ini menjabarkan alur kerja sistem dalam menangani proses login yang dilakukan oleh pengguna. Proses login diawali dengan pengisian form oleh pengguna. Form ini akan mengirim semua masukan yang diisikan pengguna ke entitas function yang akan memeriksa kebenaran login tersebut dengan mencocokkan ke basis data SIA. Basis data SIA yang dibaca adalah tabel users dimana tabel ini memiliki kolom groupuser yang memisahkan pengguna sesuai kelompoknya apakah itu dosen atau mahasiswa. Entitas function akan memeriksa data login dan membuat obyek sesi untuk menyimpan data verifikasi yang termasuk di dalamnya identitas dan kelompok penggunanya. Bila pengguna hendak keluar atau logout, entitas function akan menghapus sesi sehingga verifikasi pengguna ikut terhapus.

Dosen selaku pengampu mata kuliah memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan materi perkuliahan pada mahasiswa. Dosen harus melakukan login sehingga sistem dapat mengetahui bahwa pengguna yang sedang mengakses halaman web adalah dosen. Proses deteksi pengguna dilakukan oleh entitas function dengan membaca sesi yang telah terbuat sebelumnya untuk memastikan pengguna telah melakukan login. Entitas ini akan membaca basis data SIA pada tabel MK dimana semua data mata kuliah tersimpan. Data mata kuliah yang disimpan pada basis data SIA mencakup kode mata kuliah, nama mata kuliah, serta dosen pengampu mata kuliah tersebut. Data pengampu mata kuliah inilah yang dijadikan acuan untuk mendaftar mata kuliah yang dapat diakses oleh dosen yang bersangkutan.

Dosen dapat memasuki perkuliahan dengan memilih salah satu dari daftar kelas yang tersedia untuk menyampaikan materi perkuliahan. Pemilihan kelas akan diterima oleh entitas function untuk membuat sesi ke sistem konferensi openmeetings dan melakukan login ke sistem openmeetings sehingga sesi yang dibuat dapat dipergunakan untuk membuka ruang konferensi pada openmeetings. Data sesi yang telah di validasi dengan proses login ke sistem openmeetings akan dipergunakan oleh entitas function untuk menyusun sebuah uniform resource locator (URL) dari kelas yang akan digunakan yang nantinya URL ini akan disertakan pada halaman web sehingga dapat ditampilkan pada browser sebagai embeded object. Sistem akan menutup kelas saat dosen meninggalkan ruangan, sementara sesi yang terbuat akan hilang secara otomatis bila tidak dipergunakan dalam jangka waktu tertentu.

Sebagaimana dosen, mahasiswa juga dapat mengakses ruang perkuliahan untuk mengikuti mata kuliah yang diambilnya pada semester tersebut. Daftar mata kuliah yang diambil mahasiswa didapatkan sistem dari basis data SIA dengan membaca tabel KRS yang berisi seluruh catatan rencana studi mahasiswa selama menempuh perkuliahan. Daftar mata kuliah hanya menampilkan mata kuliah yang sedang diambil mahasiswa pada semester terakhir sesuai data KRS pada semester tersebut. Proses pemilihan mata kuliah dilakukan oleh sistem secara otomatis. Proses akses ke kelas oleh mahasiswa berlangsung mirip dengan proses pada dosen yaitu diawali pembuatan dan validasi sesi dari entitas function ke sistem openmeetings untuk digunakan dalam menyusun URL yang nantinya ditampilkan pada halaman web.

Pengunjung juga dapat mengikuti perkuliahan umum tanpa melakukan verifikasi login terlebih dahulu. Kelas ini dirancang terbuka untuk dapat diikuti siapapun meski bukan pengguna SIA. Proses akses dilakukan secara langsung oleh entitas function ke sistem openmeetings tanpa memeriksa sesi terlebih dahulu.

Konferensi audio dan video pada sistem ini merupakan fitur utama yang menunjang proses pembelajaran. Sistem konferensi ini memanfaatkan teknologi transmisi suara dan gambar dari server red5 yang dimanfaatkan openmeetings untuk melakukan audio/video streaming. Proses transmisi diawali dengan pemilihan perangkat keras antarmuka oleh pengguna untuk digunakan sebagai media komunikasi. Sistem openmeetings akan memeriksa sesi dan melakukan sinkronisasi pada perangkat lunak tadi sehingga dapat dipergunakan untuk proses konferensi pada ruang kelas.

Pengguna sistem dapat juga melakukan penambahan berkas ke dalam kelas. Proses pengiriman berkas diawali dengan penekanan tombol pada panel yang akan membuat sistem memeriksa sesi koneksi pada sistem konferensi openmeetings. Bila sesi valid maka sistem akan menampilkan form file agar pengguna dapat mengisikan berkas yang akan ditambahkan pada sistem. Lokasi berkas pada terminal yang digunakan pengguna akan dibaca oleh sistem dan proses pengiriman dan penyimpanan data ke kelas akan dimulai.
Selain penambahan berkas ke dalam kelas, pengguna juga dapat mengambil berkas dari kelas. Permintaan berkas dikirim dengan menekan tombol yang ada pada kelas. Sistem konferensi openmeetings akan memeriksa validasi sesi dan mengirimkan berkas ke pengguna bila sesi yang digunakan valid. Proses transmisi data pun dapat dilakukan dari sistem ke pengguna.



Leave a Reply